BUBAR......!

Hari ini,
aku bubar samo kawan-kawan aku di SMP dulu...
tempat bubarnyo tuh deket dari rumah, jadi dibolehke deh...
tempatnyo tuh di rumah Wikentarti..
banyak sih yang dateng tapi banyak jugo yang dak dateng, tapi tetep seru kok....:))

Dan sayangnya pas bubar samo XI IA 5, aku dak pacak melok soalnyo tempatnyo tuh jauh nian dari rumah, mano katek yang nganter pulo....
jadi, maaf ya ia 5, aku dak dateng pas bubar kemaren.....

HI, teman...
BUGEMM coming again nih...
gimana yaaahhhh...
kasih aku saran dong, buat BUGEMM kali ini???

Nah....
Berhubung aku ex-cool nya PMR jadi aku mau nunjukuin dikit nih tentang PMI nih....
GERAKAN
 PALANG MERAH DAN BULAN SABIT MERAH INTERNASIONAL
GERAKAN PALANG MERAH DAN BULAN SABIT MERAH
INTERNASIONAL
Pada tanggal 24 Juni 1859 di kota Solferino, Italia
Utara, pasukan Perancis dan Italia sedang bertempur melawan pasukan
Austria dalam suatu peperangan yang mengerikan. Pada hari yang sama,
seorang pemuda warganegara Swiss, Henry Dunant , berada di sana dalam
rangka perjalanannya untuk menjumpai Kaisar Perancis, Napoleon III.
Puluhan ribu tentara terluka, sementara bantuan medis militer tidak
cukup untuk merawat 40.000 orang yang menjadi korban pertempuran
tersebut. Tergetar oleh penderitaan tentara yang terluka, Henry Dunant
bekerjasama dengan penduduk setempat, segera bertindak mengerahkan
bantuan untuk menolong mereka.

Beberapa waktu kemudian,
setelah kembali ke Swiss, dia menuangkan kesan dan pengalaman tersebut
kedalam sebuah buku berjudul "Kenangan dari Solferino", yang
menggemparkan seluruh Eropa. Dalam bukunya, Henry Dunant mengajukan dua
gagasan;
    Pertama, membentuk organisasi kemanusiaan internasional
 , yang dapat dipersiapkan pendiriannya pada masa damai untuk menolong
para prajurit yang cedera di medan perang.
    Kedua, mengadakan
perjanjian internasional guna melindungi prajurit yang cedera di medan
perang serta perlindungan sukarelawan dan organisasi tersebut pada waktu
 memberikan pertolongan pada saat perang.
Pada tahun 1863, empat
orang warga kota Jenewa bergabung dengan Henry Dunant untuk
mengembangkan gagasan pertama tersebut. Mereka bersama-sama membentuk
"Komite Internasional untuk bantuan para tentara yang cedera", yang
sekarang disebut Komite Internasional Palang Merah atau International
Committee of the Red Cross (ICRC).
Dalam perkembangannya kelak
untuk melaksanakan kegiatan kemanusiaan di setiap negara maka
didirikanlah organisasi sukarelawan yang bertugas untuk membantu bagian
medis angkatan darat pada waktu perang. Organisasi tersebut yang
sekarang disebut Perhimpunan Nasional Palang Merah atau Bulan Sabit
Merah.

Berdasarkan gagasan kedua, pada tahun 1864, atas
prakarsa pemerintah federal Swiss diadakan Konferensi Internasional yang
 dihadiri beberapa negara untuk menyetujui adanya "Konvensi perbaikan
kondisi prajurit yang cedera di medan perang". Konvensi ini kemudian
disempurnakan dan dikembangkan menjadi Konvensi Jenewa I, II, III dan IV
 tahun 1949 atau juga dikenal sebagai Konvensi Palang Merah . Konvensi
ini merupakan salah satu komponen dari Hukum Perikemanusiaan
Internasional (HPI) suatu ketentuan internasional yang mengatur
perlindungan dan bantuan korban perang.
PALANG MERAH INTERNASIONAL
1.
    Komite Internasional Palang Merah / International Committee of the Red
Cross (ICRC), yang dibentuk pada tahun 1863 dan bermarkas besar di
Swiss. ICRC merupakan lembaga kemanusiaan yang bersifat mandiri, dan
sebagai penengah yang netral. ICRC berdasarkan prakarsanya atau
konvensi-konvensi Jenewa 1949 berkewajiban memberikan perlindungan dan
bantuan kepada korban dalam pertikaian bersenjata internasional maupun
kekacauan dalam negeri. Selain memberikan bantuan dan perlindungan untuk
 korban perang, ICRC juga bertugas untuk menjamin penghormatan terhadap
Hukum Perikemanusiaan internasional.
2.    Perhimpunan Nasional
Palang Merah atau Bulan Sabit Merah, yang didirikan hampir di setiap
negara di seluruh dunia, yang kini berjumlah 176 Perhimpunan Nasional,
termasuk Palang Merah Indonesia. Kegiatan perhimpunan nasional beragam
seperti bantuan darurat pada bencana, pelayanan kesehatan, bantuan
sosial, pelatihan P3K dan pelayanan transfusi darah. Persyaratan
pendirian suatu perhimpunan nasional diantaranya adalah :
o   
mendapat pengakuan dari pemerintah negara yang sudah menjadi peserta
Konvensi Jenewa
o    menjalankan Prinsip Dasar Gerakan
Bila
demikian ICRC akan memberi pengakuan keberadaan perhimpunan tersebut
sebelum menjadi anggota Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan
Sabit Merah.
3.    Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah
dan Bulan Sabit Merah / International Federation of Red Cross and Red
Crescent (IFRC), Pendirian Federasi diprakarsai oleh Henry Davidson
warganegara Amerika yang disahkan pada suatu Konferensi Internasional
Kesehatan pada tahun 1919 untuk mengkoordinir bantuan kemanusiaan,
khususnya saat itu untuk menolong korban dampak paska perang dunia I
dalam bidang kesehatan dan sosial. Federasi bermarkas besar di Swiss dan
 menjalankan tugas koordinasi anggota Perhimpunan Nasional dalam program
 bantuan kemanusiaan pada masa damai, dan memfasilitasi pendirian dan
pengembangan organisasi palang merah nasional.
PERTEMUAN
ORGANISASI PALANG MERAH INTERNASIONAL
Sesuai dengan Statuta dan
Anggaran Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah menyebutkan
empat tahun sekali diselenggarakan Konferensi Internasional Palang Merah
 dan Bulan Sabit Merah ( Internasional Red Cross Conference) .
Konferensi ini dihadiri oleh seluruh komponen Gerakan Palang Merah
Internasional ( ICRC, perhimpunan nasional dan Federasi Internasional )
serta seluruh negara peserta Konvensi Jenewa. Konferensi ini merupakan
badan tertinggi dalam Gerakan dan mempunyai mandat untuk membahas dan
memutuskan semua ketentuan internasional yang berkaitan dengan kegiatan
kemanusiaan kepalangmerahan yang akan menjadi komitmen semua peserta.

Dua
 tahun sekali , Gerakan Palang Merah Internasional juga mengadakan
pertemuan Dewan Delegasi (Council of Delegates) , yang anggotanya
terdiri atas seluruh komponen Gerakan. Dewan Delegasi akan membahas
permasalahan yang akan dibawa dalam konferensi internasional. Suatu tim
yang dibentuk secara khusus untuk menyiapkan pertemuan selang antar
konferensi internasional yaitu Komisi Kerja ( Standing Commission).

Bersamaan
 dengan pertemuan tersebut khusus untuk Federasi Internasional dan
anggota perhimpunan nasional juga mengadakan pertemuan Sidang Umum
(General Assembly) sebagai forum untuk membahas program kepalangmerahan
dan pengembangannya.
KOMITMEN KEMANUSIAAN
Berikut adalah garis
 besar program kemanusiaan kepalangmerahan yang terakomodasi antara lain
 dalam kesepakatan Federasi Internasional ( Strategi 2010) ; Komitmen
Regional anggota Perhimpunan ( Deklarasi Hanoi ) dan kesepakatan
Konferensi Internasional ( Plan of Action ).
1. STRATEGI 2010
Strategi
 2010 (S-2010) adalah seperangkat strategi Federasi Internasional dalam
menghadapi tantangan kemanusiaan pada dekade menantang. Dokumen yang
diadopsi Sidang Umum pada tahun 1999 ini menjabarkan misi Federasi
yaitu: "memperbaiki hajat hidup masyarakat rentan dengan memobilisasi
kekuatan kemanusiaan".
Tiga tujuan utama yang strategis adalah:
1.
    Memperbaiki Hajat Hidup masyarakat Rentan
Strategi ini terfokus
melalui empat bidang inti, yaitu:
+ Promosi Prinsip-Prinsip dasar
Gerakan dan nilai-nilai kemanusiaan;
+ Penanggulangan Bencana;
+
 Kesiapsiagaan penanggulangan bencana; dan
+ Kesehatan dan
perawatan di masyarakat.
Keempat bidang ini adalah suatu paket yang
 integral dan saling terkait satu sama lain, yang memiliki dua dimensi
yaitu pelayanan dan advokasi.
2.    Memobilisasi Kekuatan Kemanusiaan
Pengerahan
 kapasitas organisasi untuk pelayanan ini akan terjadi bila perhimpunan
nasional berfungsi dengan baik. Artinya ada mekanisme organisasi,
pengembangan kapasitas, memobilisi sumber keuangan dengan mengembangkan
kemitraan dan mengoptimalkan komunikasi dalam Perhimpunan Nasional.
3.
    Bekerjasama Secara Efektif
Adanya perhimpunan nasional yang kuat
akan membentuk sebuah Federasi yang kuat , efektif dan efisien yaitu
dengan mengembangkan kerjasama subregional dan mengimplementasikan
strategi gerakan, kemitraan dengan organisasi internasional lain,
memobilisasi publik dan advokasi penentu kebijakan serta
mengkomunikasikan pesan-pesan dan misi Federasi Internasional.
2.
DEKLARASI HANOI "United for Action"
Dokumen ini disahkan melalui
Konferensi Regional V di Hanoi, Vietnam pada tahun 1998, yang disepakati
 oleh 37 perhimpunan nasional se Asia Pasifik dan Timur Tengah yang
bertekad , walau beragam budaya, geografis dan latar belakang lain,
untuk bersatu demi suatu aksi kemanusiaan.
Kecenderungan bencana
alam serta krisis moneter secara global telah melanda wilayah regional
dan berdampak pada permasalahan imigrasi penduduk karena menghendaki
perbaikan hidup, krisis ekonomi yang menyebabkan angka pengangguran yang
 semakin meningkat serta berjangkitnya wabah penyakit. Hal ini menjadi
tantangan bagi Palang Merah untuk membantu meringankan penderitaan umat
manusia.

Deklarasi Hanoi memfokuskan penanganan program pada
isu-isu berikut:
+ Penanggulangan bencana
+ Penanganan wabah
penyakit
+ Remaja dan Manula
+ Kemitraan dengan pemerintah
+
 Organisasi dan Manajemen kapasitas sumber daya
+ Hubungan
masyarakat dan promosi
3. PLAN OF ACTION 2000 - 2003
Plan of
Action 2000 - 2003 merupakan keputusan Konferensi Internasional Palang
Merah dan Bulan Sabit Merah ke-27 di Jenewa pada tahun 1999 . Pemerintah
 Indonesia dan PMI sebagai peserta menyatakan ikrarnya di bidang
kemanusiaan.
Komitmen Pemerintah Indonesia
    Memenuhi komitmen
 untuk meratifikasi Protokol Tambahan I dan II dari Konvensi-Konvensi
Jenewa 1949
    Memperkuat Legislasi yang berkaitan dengan
penggunaan Lambang Palang Merah
    Memperkuat aspek-aspek
kelembagaan dalam perencanaan kesiapsiagaan penanggulangan bencana

    Mengintensifkan pendidikan dan diseminasi Hukum Humaniter Internasional
 dan karya-karya organisasi kemanusiaan kepada masyarakat sipil dan
militer
    Memperkuat kemitraan dengan lembaga-lembaga nasional
untuk membantu masyarakat rentan
Komitmen Palang Merah Indonesia

    Program diseminasi nilai-nilai kemanusiaan kepada anggota dan kelompok
sasaran tertentu serta mendorong pemerintah untuk menyusun peraturan
nasional mengenai lambang dan perjanjian terkait.
   
Mengintensifkan program kesiapsiagaan penanggulangan bencana di
daerah-daerah yang rawan bencana melalui program "community based" dan
meningkatkan kemampuan manajemen bencana dan pelatihan sukarelawan serta
 penyediaan peralatan standar operasional.
    Melaksanakan program
sosial dan kesehatan dalam hal pelayanan darah, pendidikan remaja sebaya
 sebagai upaya pencegahan penyebaran HIV/AIDS atau kegiatan-kegiatan
yang berorientasikan pada pelayanan P3K yang berbasis masyarakat,
masalah air dan sanitasi, kesejahteraan kelompok masyarakat rentan di
daerah tertinggal dan memperbaiki pelayanan ambulan dan pos P3K

hi, guys...
I wanna give you some amazing facts about animals..
I recently heard about a program on the Animal Planet channel that featured the 50 most amazing facts about animals that few people know about.
I thought that some of our readers would find some of the facts that I learned from this program to be as fascinating as I do. What follows is a summary of the facts that surprised me the most.
  1. The blue whale is the largest creature that has ever lived on earth. It tips the scales at a whopping 170 tons - that's the same as about 22 elephants. Its heart is the size of a small car, and its largest blood vessels are wide enough for an adult to swim through without much difficulty.
  2. The largest land animal in the world is the Kodiak bear. It weighs about 862 kilograms, which is roughly the same as 14 male gymnasts.
  3. Woodpeckers slam their heads into wood at a rate of 20 pecks per second. What protects them from injury is a spongy area that sits behind their beaks and acts as a shock absorber.
  4. Approximately 50 percent of all orangutans have fractured bones, a result of falling off of trees on a regular basis.
  5. Giraffes and humans have the same number of bones in their necks: seven.
  6. When a lion wants to mate, he cannot be stopped. Copulation occurs every 15 minutes for one week straight. Luckily for lionesses, lions only want to mate once every two years.
  7. All clams are born as males. A clam can change to become a female, but only once, and the change is irreversible.
  8. The brain of a roach is located inside of its body. If a roach loses its head, it can live up to nine days. A decapitated roach dies not because it cannot think, but because it cannot eat.
  9. The koala does not need to drink liquids; it can obtain all of its liquids from eucalyptus leaves which are 50 percent water.
  10. African elephants produce approximately 100 kilograms of manure per day. Most of this manure is eaten up by beetles.
  11. A bird called the great tit produces its waste in enclosed sacs that it later removes from its nest. The average great tit removes approximately 500 sacs of manure from its nest each week.
  12. Frogs cannot vomit. Whenever a frog absolutely has to vomit, it vomits its entire stomach.
  13. The hummingbird flaps its wings 55 to 75 times per second. In order to fuel this activity, it eats approximately twice its weight in nectar every day.
  14. When hunting in packs, wolves use different howls to communicate with one another. Because echoes can distort communication, a wolf's howl does not produce an echo, even when emitted in a valley surrounded by mountains.
  15. The monarch butterfly can detect its lover's scent eight kilometers away.
  16. The water spider lives underwater but breathes air by using its web to create an underwater sac that stores air bubbles.
  17. The whitetail deer causes more harm to humans than any other animals do because of the number of traffic accidents that they are involved in.
  18. On average, sharks kill 10 humans every year. Approximately 100 people die each year when they are stepped on by cows.

Republik Indonesia disingkat RI atau Indonesia adalah negara di Asia Tenggara , yang dilintasi garis khatulistiwa  dan berada di antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.508 pulau, oleh karena itu ia disebut juga sebagai Nusantara (Kepulauan Antara).  Dengan populasi sebesar 222 juta jiwa pada tahun 2006,Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar keempat di dunia dan negara yang berpenduduk Muslim negara Islam. Bentuk pemerintahan Indonesia adalah republik, dengan Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Presiden yang dipilih langsung. Ibukota negara ialah Jakarta. Indonesia berbatasan dengan Malaysia di Pulau Kalimantan, dengan Papua Nugini di Pulau Papua dan dengan Timor Leste Pulau Timor. Negara tetangga lainnya adalah Singapura, Filipina, Australia, dan wilayah persatuan Kepulauan Andaman dan Nikobar di India. terbesar di dunia, meskipun secara resmi bukanlah di
Sejarah Indonesia banyak dipengaruhi oleh bangsa lainnya. Kepulauan Indonesia menjadi wilayah perdagangan penting setidaknya sejak abad ke-7, yaitu ketika Kerajaan Sriwijaya di Palembang menjalin hubungan agama dan perdagangan dengan Tiongkok dan India. Kerajaan-kerajaan Hindu dan Buddha telah tumbuh pada awal abad Masehi, diikuti para pedagang yang membawa agama Islam, serta berbagai kekuatan Eropa yang saling bertempur untuk memonopoli perdagangan rempah-rempah maluku semasa era penjelajahan samudra. Setelah berada di bawah penjajahan belanda, Indonesia menyatakan kemerdekaannya di akhir Perang Dunia II. Selanjutnya Indonesia mendapat berbagai hambatan, ancaman dan tantangan dari bencana alam, korupsi, separatisme, proses demokratisasi dan periode perubahan ekonomi yang pesat.
Dari Sabang sampai Merauke, Indonesia terdiri dari berbagai suku, bahasa dan agama yang berbeda. Suku Jawa adalah grup etnis terbesar dan secara politis paling dominan. Semboyan nasional Indonesia, "Bhinneka tunggal ika" ("Berbeda-beda tetapi tetap satu"), berarti keberagaman yang membentuk negara. Selain memiliki populasi padat dan wilayah yang luas, Indonesia memiliki wilayah alam yang mendukung tingkat keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia.

Yeahh....
akhirnya blog aku jadi...
walaupun ini postingan pertamaku, tapi aku akan membuat berbagai postingan yang menarik...
jadi, ikutin aku terus yaaahhh....
:))))))