Desliana Carolina
16/09/2010 08:55 | Alzheimer
Liputan6.com, Chicago: Penurunan kemampuan mengingat atau pikun jangan dianggap remeh. Seorang peneliti di Peneliti Pusat Kesehatan Universitas Rush di Chicago, Amerika Serikat, menilai, hal itu sebagai gejala alzheimer. Bisa berujung maut?
Penyakit alzheimer adalah kondisi di mana sel-sel saraf di otak mati, sehingga sinyal-sinyal otak sulit ditransmisikan dengan baik. Penderita alzheimer mempunya masalah dengan ingatan, penilaian, dan berpikir. Penderita penyakit itu sulit bekerja atau mengambil bagian dalam kehidupan sehari-hari.
Kematian sel-sel saraf terjadi secara bertahap selama bertahun-tahun. Mungkin gejalanya tidak diperhatikan sejak dini. Sering anggota keluarga penderita itu terlambat menyadari adanya gejala penyakit itu pada keluarganya.
"Menurunnya kemampuan mengingat Anda jangan dianggap remeh. Bisa jadi ini adalah salah satu gejala alzheimer," tegas Robert Wilson, Peneliti Pusat Kesehatan Universitas Rush, Rabu (15/9).
Sejauh ini, belum ditemukan obat untuk alzheimer. Jjalan satu-satunya untuk mendeteksi penyakit ini adalah dengan otopsi.(reuters/SHA)
Penyakit alzheimer adalah kondisi di mana sel-sel saraf di otak mati, sehingga sinyal-sinyal otak sulit ditransmisikan dengan baik. Penderita alzheimer mempunya masalah dengan ingatan, penilaian, dan berpikir. Penderita penyakit itu sulit bekerja atau mengambil bagian dalam kehidupan sehari-hari.
Kematian sel-sel saraf terjadi secara bertahap selama bertahun-tahun. Mungkin gejalanya tidak diperhatikan sejak dini. Sering anggota keluarga penderita itu terlambat menyadari adanya gejala penyakit itu pada keluarganya.
"Menurunnya kemampuan mengingat Anda jangan dianggap remeh. Bisa jadi ini adalah salah satu gejala alzheimer," tegas Robert Wilson, Peneliti Pusat Kesehatan Universitas Rush, Rabu (15/9).
Sejauh ini, belum ditemukan obat untuk alzheimer. Jjalan satu-satunya untuk mendeteksi penyakit ini adalah dengan otopsi.(reuters/SHA)


.jpg)









0 komentar:
Posting Komentar